Bismillah, Ar Rahmaan Ar Rahiim..
NICE HOME WORK #4
MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH, merupakan tema bahasan pekan ini. Jujur, bagi saya yg belum diamanahkan buah hati maka saat ini mulai tergambar sedikit demi sedikit konsep parenting seperti apa nanti yg akan kami (saya dan suami) pilih. Di tahap #4 ini maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.
MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH, merupakan tema bahasan pekan ini. Jujur, bagi saya yg belum diamanahkan buah hati maka saat ini mulai tergambar sedikit demi sedikit konsep parenting seperti apa nanti yg akan kami (saya dan suami) pilih. Di tahap #4 ini maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.
a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?
π Ahh, setelah merenunggggg.. Ilmu bisnis yg saya pelajari di bangku kuliah, rasanya kalah penting dengan ilmu parenting. Mumpung belum ada anak, rasanya ini saat terbaik untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Pasti, ada alasan mengapa Allah titipkan ia lahir dr rahim sy kelak.. Walaupun, tetap saja ilmu fiqh muamalahnya pasti amat sangat berguna. You are what you eat, makan yg halal, didapat dengan cara yg halal, insyaAllah membawa keberkahan untuk keluarga kan?
b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.
π InsyaAllah amat sangat diusahakan untuk selalu konsisten. Saya memaksa diri saya untuk membayar “hutang” kl ada checklist yg kelewat.
b.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.
Setelah resign dr salah satu Bank syariah, saat ini saya menjalani kehidupan sebagai istri dan mahasiswa pascasarjana saja sambil merintis usaha. Dalam merintis usaha tersebutlah saya selipkan edukasi/kultwit mengenai rules bermuamalah yg indah dalam Islam, apa yg halal dan yg haram dalam fiqh muamalah. Sampaikan walau satu ayat, kan?
Untuk ilmu parenting yg akhirnya saya pilih, saat ini masih blankkkk.. Oleh karena itu sy merasa amat terbantu dgn adanya IIP ini.
Misi Hidup : menebarkan indahnya muamalah dalam Islam
Bidang : Ekonomi Islam
Peran : Fulltime and Lifetime learner
c. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.
Contoh : Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :
1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang
π Tahapan tersebut (Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan Bunda saleha) amat sangat ingin saya pelajari, karena lagi-lagi mumpung belum ada anak. Agar tak berlarut dalam penantian, tapi lupa meng-upgrade diri kami.
InsyaAllah untuk ilmu perniagaan (manajemen dan bisnis syariah) sudah dilewati di masa sarjana dan pascasarjana kmrn. Setelah ini, fokus bismilah.. Yuk, nyiapin diri jadi ibu π
d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup
contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone yang ditetapkan oleh ibu tersebut adalah sbb :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
πMilestonenya?
Tahun pertama pernikahan sudah kami lewati, parenting? Sepertinya memang teelewat untuk dipelajari. Buta. Selain berbekal dr teladan orgtua dan mertua, boleh dibilang kami mulai dr KM 0 atau bahkan minus ya π
Astaghfirullah wa atuubu ilaih.. Mulai hari ini, kami mulai jejak itu. Hari ini, di KM 0 dan berjalan setiap harinya..
e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.
π iya, belum.. Akan segera saya koreksi
f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan
π Bismillahirrahmaanirahiim.. Allahu yahdiinaa..
Comments
Post a Comment