Skip to main content

Nice Home Work (4/9) #iipbatch3

Bismillah, Ar Rahmaan Ar Rahiim..

NICE HOME WORK #4

MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH, merupakan tema bahasan pekan ini. Jujur, bagi saya yg belum diamanahkan buah hati maka saat ini mulai tergambar sedikit demi sedikit konsep parenting seperti apa nanti yg akan kami (saya dan suami) pilih. Di tahap #4 ini maka sekarang kita akan mulai mempraktekkan ilmu tersebut satu persatu.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

πŸ’™ Ahh, setelah merenunggggg.. Ilmu bisnis yg saya pelajari di bangku kuliah, rasanya kalah penting dengan ilmu parenting. Mumpung belum ada anak, rasanya ini saat terbaik untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Pasti, ada alasan mengapa Allah titipkan ia lahir dr rahim sy kelak.. Walaupun, tetap saja ilmu fiqh muamalahnya pasti amat sangat berguna. You are what you eat, makan yg halal, didapat dengan cara yg halal, insyaAllah membawa keberkahan untuk keluarga kan?


b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.
πŸ’™ InsyaAllah amat sangat diusahakan untuk selalu konsisten. Saya memaksa diri saya untuk membayar “hutang” kl ada checklist yg kelewat.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.
Contoh :
Seorang Ibu setiap kali beraktivitas selalu memberikan inspirasi banyak ibu-ibu yang lain. Bidang pelajaran yang paling membuatnya berbinar-binar adalah “Pendidikan Ibu dan Anak”. Lama kelamaan sang ibu ini memahami peran hidupnya di muka bumi ini adalah sebagai inspirator.

Setelah resign dr salah satu Bank syariah, saat ini saya menjalani kehidupan sebagai istri dan mahasiswa pascasarjana saja sambil merintis usaha. Dalam merintis usaha tersebutlah saya selipkan edukasi/kultwit mengenai rules bermuamalah yg indah dalam Islam, apa yg halal dan yg haram dalam fiqh muamalah. Sampaikan walau satu ayat, kan?

Untuk ilmu parenting yg akhirnya saya pilih, saat ini masih blankkkk.. Oleh karena itu sy merasa amat terbantu dgn adanya IIP ini.

Misi Hidup : menebarkan indahnya muamalah dalam Islam
Bidang : Ekonomi Islam
Peran : Fulltime and Lifetime learner

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Contoh :  Untuk bisa menjadi ahli di bidang Pendidikan Ibu dan Anak maka Ibu tersebut menetapkan  tahapan ilmu yang harus dikuasai oleh sebagai berikut :

1. Bunda Sayang : Ilmu-ilmu seputar pengasuhan anak
2. Bunda Cekatan : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri dan rumah tangga
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar minat dan bakat, kemandirian finansial dll.
4. Bunda Shaleha : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang

πŸ’™ Tahapan tersebut (Bunda Sayang, Bunda Cekatan, Bunda Produktif dan Bunda saleha) amat sangat ingin saya pelajari, karena lagi-lagi mumpung belum ada anak. Agar tak berlarut dalam penantian, tapi lupa meng-upgrade diri kami.

InsyaAllah untuk ilmu perniagaan (manajemen dan bisnis syariah) sudah dilewati di masa sarjana dan pascasarjana kmrn. Setelah ini, fokus bismilah.. Yuk, nyiapin diri jadi ibu 😊

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 21 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai  10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang  di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak.  Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 4 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.
Milestone  yang ditetapkan oleh ibu tersebut  adalah sbb  :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha
πŸ’™Milestonenya?
Tahun pertama pernikahan sudah kami lewati, parenting? Sepertinya memang teelewat untuk dipelajari. Buta. Selain berbekal dr teladan orgtua dan mertua, boleh dibilang kami mulai dr KM 0 atau bahkan minus ya πŸ˜…
Astaghfirullah wa atuubu ilaih.. Mulai hari ini, kami mulai jejak itu. Hari ini, di KM 0 dan berjalan setiap harinya..

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

πŸ’™ iya, belum..  Akan segera saya koreksi

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

πŸ’™ Bismillahirrahmaanirahiim.. Allahu yahdiinaa..

Comments

Popular posts from this blog

Day 1 Level 4 #bunsayiip ☕

Berhubung Nanda ini belum punya anak, masih duaan sama mas jadi kami memutuskan untuk mengenali gaya belajar kami. Biar tepat sasaran! Nah, kami ini (kayanya) beda haluan. Nanda demen banget sama angka dan data sedankan masnya? Big no ~ Day 1, Observe Nanda dulu ya. Video ini bagian dari pengolahan data untuk tesis nanda. Hehehe. So, stay tune ❤ #day1 #gamelevel4 #gayabelajaranak #anaknyamamaku #kuliahbunsayiip

Day 5 Level 2 #bunsayiip

Masih tentang kemandirian Nanda dengan kirim-kirim dagangan. Hahaha. Sebenernya bisa (sih) nitip sama mas tapi kan lagi ditantang nih. Bisa ga handle sendirian 😎😎 Kelar packing, niatnya mau ngelancarin bawa motor. Ah. Nanti ajalah. Kali ini paket digojekin aja. Minimal kan handlenya sendiriiiii.. ga bergantung suami. Tapi 5 menit kemudian berubah pikiran. SMS ajalah si mamang jne bs pick up ke rumah ga yaa πŸ˜‚πŸ˜‚ Dan akhirnya.. berujung pada si mamang ga bisa pick up. Hmmmmm.. pukpuk kangmas ahh, rayu-rayu sebelum dimintain tolong nitip paket (lagi) Hahaha.. Hari ini gagal. Besok kita coba lagi yaa πŸ˜…πŸ™ #day5 #Level2 #BunsayIIP #MelatihKemandirian  #Tantangan10hari

Day 7 Level 4 #bunsayiip ☑

Masih mencoba mengunyah unbalanced data panel tapiiiii baca tutorial kok yaa ga kebayang πŸ˜‚πŸ”ͺ Okelah, emang cenderung anak visual kan Namda mah. Jadiii lgsg aja cari di youtube, save offline. Besok kita eksekusi. Eh tapi udah ganti tanggal ya? Berarti entar pagi kita eksekusi ☕ #day7 #level4 #kuliahbunsayiip #iipbogor #gayabelajaranak