*BUNDA sebagai AGEN PERUBAHAN*
Bunda, kalau sudah menemukan passion (ketertarikan minat ) ada di ranah mana, mulailah lihat isu sosial di sekitar anda, maka belajar untuk membuat solusi terbaik di keluarga dan masyarakat.
Rumus yang kita pakai : *PASSION + EMPHATY = SOCIAL VENTURE*
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Social venture adalah suatu usaha yang didirikan oleh seorang social enterpreneur baik secara individu maupun organisasi yang bertujuan untuk memberikan solusi sistemik untuk mencapai tujuan sosial yang berkelanjutan.
Sedangkan social enterpreneur adalah orang yg menyelesaikan isu sosial di sekitarnya menggunakan kemampuan enterpreneur.
Sehingga bunda bisa membuat perubahan di masyarakat diawali dari rasa emphaty, membuat sebuah usaha yang berkelanjutan diawali dengan menemukan passion dan menjadi orang yang merdeka menentukan nasib hidupnya sendiri.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yg sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.
Hal ini akan membuat kita bisa menyelesaikan permasalahan sosial di sekitar kita dengan kemampuan enterpreneur yang kita miliki. Sehingga untuk melakukan perubahan tidak perlu menunggu dana dari luar, tapi cukup tekad kuat dari dalam.
Mulailah dari yg sederhana, lihat diri kita, apa permasalahan yg kita hadapi selama ini, apabila kita bisa menyelesaikan permasalahan kita, dan membagikan sebuah solusi, bisa jadi ini menjawab permasalahan yg dihadapi oleh orang lain. Karena mungkin banyak di luar sana yg memiliki permasalahan yg sama dengan kita.
Setelah selesai dengan permasalahan kita sendiri, baru keluar melihat isu sosial yg ada di sekitar kita. Bagaimana caranya? Isilah bagan-bagan di bawah ini :
Kadang, yg kita fikirkan hanya MAKANAN HALAL. That’s all. Padahal, semua aspek harus HALAL kan? Even beli panci, ya harus halal. Kalo kreditnya ternyata ribawi? Gimana hayo.
Orangtua menjadi salah satu sasaran empuk bagi lintah darat baik lembaga maupun perorangan (rentenir). Masih ingat dalam memori ketika saya butuh dana utk ujian san orgtua saya ditawarkan tetangga utk dipinjamkan uang dengan jaminan Motor. Pinjam 2jt, bayar 5jt. Innalillah, ini gila! Sudah begitu menyusahkan org yg jelas sdg kesusahan. Orgtua saya pun menolak “bantuan” tsb hingga akhirnya tetangga sy blg “semua yg pinjam uang ke saya ya begitu, 100-150 persen pengembaliannya. Ga ada yg keberatan tuh”
Innalillah. Tsumma innalillah. Semoga hidayah Allah akan datang. Semoga beliau melakukan ini hanya karena belum tahu. Tugas kita, sampaikan.. Sampaikan.. Sampaikan.. Bukankah Allah memerangi semua Riba? Bukankan dosa paling ringan riba ialah menzhalimi ibu sendiri? Maka hal ini tdk bs dibiarkan mengakar d masyarakat.
Innalillah. Tsumma innalillah. Semoga hidayah Allah akan datang. Semoga beliau melakukan ini hanya karena belum tahu. Tugas kita, sampaikan.. Sampaikan.. Sampaikan.. Bukankah Allah memerangi semua Riba? Bukankan dosa paling ringan riba ialah menzhalimi ibu sendiri? Maka hal ini tdk bs dibiarkan mengakar d masyarakat.
Z-generation, ya generasi gadget. Kalau ada uang dan butuh, okelah. Tapi kalau tdk ada? Dan hanya beli krn ikut-ikutan? Gesek kartu kredit. Duuuuh, bukankah hutang itu menghinakan kita di kala siang dan membuat kita gusar di kala malam menyapa? Bukankah baiknya hanya kebutuhan mendesak saja yg menjadikan kita berhutang? Kini gaya hidup mendorongggg itu smua seakan “butuh”
Itulah sy amat ingin memiliki gerakan transaksi muamalah halal. Walau saat ini mungkin blm berbuat apa-apa, insyaAllah sedikit demi sedikit akan saya lakukan..
Allahu yahdii ❤
Comments
Post a Comment